Dari Kertas ke Digital: Ujian Akhir Berbasis Android Perdana di SMK Swasta Katolik Bina Karya Larantuka
Larantuka – news.binakaryalarantuka.sch.id || SMK Swasta Katolik Bina Karya Larantuka kembali mengambil langkah baru dalam dunia pendidikan dengan melaksanakan ujian akhir sekolah (UAS) berbasis Android bagi siswa kelas XII yang berlangsung pada tanggal 13-17 April 2026. Pelaksanaan ujian berbasis Android untuk pertama kalinya dilakukan di SMKS Katolik Bina Karya Larantuka. Kegiatan ini menjadi bentuk inovasi sekolah dalam mendukung transformasi digital di lingkungan sekolah, khususnya dalam sistem evaluasi pembelajaran. Pelaksanaan ujian berbasis Android ini diikuti oleh seluruh siswa kelas XII dengan menggunakan perangkat smartphone masing-masing. Sistem ujian telah dirancang sedemikian rupa agar dapat diakses dengan mudah, cepat, dan aman.
SMK Swasta Bina Karya-Larantuka dan Komitmennya Membentuk Pribadi Bermutu dan Berdaya Saing
Dalam pelaksanaannya, kegiatan ini didukung oleh panitia ujian yaitu kepala sekolah, para guru, serta staf tata usaha yang bekerja sama untuk memastikan seluruh rangkaian ujian berjalan tertib dan sesuai prosedur. Panitia juga berperan dalam pengawasan, pengelolaan sistem, serta memberikan pendampingan kepada siswa selama ujian berlangsung. Sebelum pelaksanaan, pihak sekolah telah melakukan berbagai persiapan, mulai dari uji coba sistem, pelatihan bagi para guru, hingga sosialisasi kepada siswa. Hal ini dilakukan agar ujian dapat berlangsung dengan tertib, lancar, dan mencapai hasil yang maksimal.
Br. Pius Ledo, SVD, S.Pd., Kepala SMKS Katolik Bina Karya Larantuka, dalam keterangannya menyampaikan bahwa penerapan ujian berbasis digital ini merupakan bagian dari upaya meningkatkan kualitas pendidikan serta menyesuaikan diri dengan perkembangan teknologi yang semakin pesat. Selain itu, sistem ini juga dinilai mampu mengurangi penggunaan kertas sehingga lebih ramah lingkungan dan efisien dari segi biaya. “Ini adalah langkah awal yang sangat baik. Kami ingin membiasakan siswa untuk menggunakan teknologi secara positif, khususnya dalam kegiatan akademik. Harapannya, mereka akan lebih siap menghadapi dunia kerja maupun pendidikan lanjutan yang kini serba digital,” ujarnya.
Meskipun merupakan pelaksanaan perdana, secara umum kegiatan ujian berjalan dengan tertib dan lancar. Beberapa kendala teknis sempat terjadi, seperti gangguan jaringan internet dan keterbatasan perangkat pada sebagian siswa. Namun, pihak sekolah dengan sigap memberikan solusi, termasuk menyediakan jaringan cadangan dan bantuan teknis di lokasi ujian. Para siswa pun memberikan tanggapan yang beragam. Sebagian besar mengaku merasa lebih praktis dan cepat dalam mengerjakan soal karena tidak perlu lagi menggunakan kertas. Selain itu, tampilan soal yang lebih interaktif juga dinilai membantu mereka dalam memahami pertanyaan dengan lebih baik. Namun, ada juga siswa yang masih perlu beradaptasi, terutama dalam menjaga fokus saat menggunakan perangkat digital.
Guru-guru yang terlibat dalam pelaksanaan ujian ini juga menyambut baik inovasi tersebut. Mereka menilai bahwa sistem digital memudahkan dalam proses koreksi dan pengolahan nilai, sehingga hasil ujian dapat diketahui dengan lebih cepat dan akurat. Hal ini tentu menjadi keuntungan tersendiri dibandingkan dengan sistem ujian konvensional. Dengan terlaksananya ujian berbasis Android ini, SMKS Katolik Bina Karya Larantuka menunjukkan komitmennya dalam menghadirkan pendidikan yang relevan dengan perkembangan zaman. Ke depan, pihak sekolah berencana untuk terus mengembangkan sistem ini agar semakin optimal dan dapat diterapkan pada berbagai kegiatan akademik lainnya. Langkah inovatif ini diharapkan menjadi inspirasi bagi sekolah-sekolah lain, khususnya di wilayah Larantuka dan sekitarnya, dalam memanfaatkan teknologi untuk meningkatkan mutu pendidikan. Melalui komitmen terhadap transformasi digital ini, SMKS Katolik Bina Karya Larantuka menunjukkan kesiapan dalam menghadapi tantangan global di era modern, serta terus berupaya mencetak generasi yang unggul, kreatif, dan berdaya saing.



Pelaksanaan ujian berbasis online merupakan langkah maju yang sangat relevan di era digital saat ini. Sistem ini memberikan banyak keuntungan, seperti efisiensi waktu, kemudahan dalam pengolahan nilai, serta pengurangan penggunaan kertas yang lebih ramah lingkungan. Selain itu, ujian online juga melatih siswa untuk lebih terbiasa menggunakan teknologi dalam kegiatan akademik.
Mantap, smk bina karya larantuka, selalu terdepan
TSM SELALU MENYALA DN TERDEPAN.👏👏👏